Sabtu, 27 Mei 2017

STEAMBOAT ALA PENCINTA ALAM RUMAHAN

Steamboat adalah makanan berkuah yang isinya macem-macem, ada daging, sayuran, bakso, dan banyak lagi. 
Steamboat merupakan makanan yang berasal dari negeri tembok raksasa yaitu Cina yang dibuat dari berbagai jenis sayur dan daging. Namun kebanyakan orang mengira bahwa makanan Steamboat berasal dari Korea atau Jepang, karena di dalam adegan film-film Korea kebanyakan sedang memakan Steamboat.
Keunikan dari Steamboat yaitu cara penyajiannya yang berbeda dengan makanan-makanan lainnya. Penyajian Steamboat yang asli adalah semua bahan isi disajikan secara mentah, dan di atas meja juga disajikan panci berisi air, serta kompor kecil sehingga pelanggan harus memasaknya sendiri di atas meja. Setelah air mendidih, maka bahan isi seperti sayur dan sebagainya dimasukkan secara bersamaan dan tunggu beberapa saat hingga bahan isi matang.
Doc. Pribadi


Penyajian Steamboat di Indonesia sedikit berbeda dengan penyajian Steamboat di Cina, Korea atau Jepang. Kalau penyajian Steamboat di Indonesia, semua bahan isi sudah dimasukkan ke dalam wadah besar dan sudah matang komplit dengan kuah, hanya saja tetap di sediakan kompor kecil dengan tujuan untuk memanaskan Steamboat di atas meja makan yang sudah dimasak oleh penjual.
Steamboat menjadi pilihan saya dan sang suami yang masih pengantin baru,  ketika mulai bosan dan binggung mau makan apa lagi (secara sang suami dalam selera praktis tapi banyak ga mau,,,, bukan praktis itu mah hahahaha). Pilihannya adalah tepat kami menghabiskan waktu sambil menyantap Steamboat, diselingi tontonan NET 4.0 jadi bagian terbaik minggu kemarin (jangan tanya kenapa ga langsung nulis, masak dan cucinya juga lama say keburu tewas). Teringat masak ala resto jepang (padahal masakan ini dari cina) yang penyajiannya menggunakan kompor kecil dengan bahan bakar spirtus dan panci untuk merebus semua isian. Maka terpikirlah oleh kami untuk memasak kuah dan kukus isian tetap di kompor gas dan pada saat penyajian menggunakan kompor lapangan yang harga satu setnya kaya beli hengpong baru. 
Ini resepnya dapat dari inspirasi internet berbagai sumber dengan eksekusi sesuai mood pada saat itu,jangan lupa baca catatan dibawahnya.


RESEP STEAMBOAT TOMYAM ALA RUMAHAN


Bumbu Halus
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
5 batang cabe merah (buang bijinya)
3 batang cabe rawit (skip kalau tidak suka pedas)
1 butir tomat ukuran sedang
1 butir tomat ukuran sedang
1 sdm minyak goreng

Bahan
1 buah dada ayam
½ siung bawang Bombay iris kasar
1 tangkai serai
1 lembar daun jeruk iris tipis
5 cm lengkuas
2 cm jahe
3 batang daun bawang (batangnya di iris memanjang dan daun bawangnya iris tipis)
Air sesuai selera (ya kira-kira untuk 3 porsi lah)
1 sdm air jeruk nipis
secukupnya gula garam
2 bongol sawi pakchoy
1 buah wortel
10 biji bakso
2 buah sosis
1 bungkus mie instan rebus
Baso seafood sesuai selera (kalau saya beli di supermarket dengan baso seafood yang curah)
Bawang goreng secukupnya
Kecap asin secukupnya
Saos tiram secukupnya
Minyak wijen secukupnya
Penyedap rasa secukupnya
Merica bubuk

Cara Pembuatan
1.  Rebus dada ayam kira-kira 5 menit lalu buang kuahnya untuk menghilangkan kotor dan lemak, siram kembali dengan air bersih rebus bersama dengan garam hingga daging empuk. Setelah empuk potong dadu dagingnya
2.          Blender bumbu halus (apabila menggunakan ulek, ulek hingga halus)
3.          Tumis blenderan, terus sobek2 daun jeruk, geprek serai,jahe, lengkuas tumis sampe harum.
4.          Masukin air, kaldu, gula garam, air jeruk, batang daun bawang, Bombay
5.    Masukan kecap asin, saos tiram, minyak wijen, penyedap rasa sesuai selera
6.          Cicipin terus kalo udah pas matikan kompor
7.          Rebus mie instan dengan ditambahkan sedikit minyak goreng agar tidak lengket bila tidak langsung dimakan hingga setengah empuk
8.     Kukus baso, sosis dan baso seafood sebentar saja kira-kira 2-5 menit agar ketika penyajian matang akan sama dengan semua item sayuran
9.          Sajikan isian steamboat dalam wadah piring ceper atau sesuai keinginan
10.  Persiapkan alat masak lapangan atau kompor portable lalu rebus kuah kembali dan masukan isian steamboat, rebus hingga matang sesuai selera
11.    Setelah matang apabila kurang asin pergunakanlah kecap asin dan taburi daun bawang, bawang goreng dan merica agar lebih mantap
12.     Bila ingin ala khas Indonesia sediakanlah kerupuk biar kerupuknya bisa direbus pada kuah yang kental itu

Doc. Pribadi

Ukuran 3 porsi 

Catatan
1.             Tidak disarankan bagi orang yang ingin langsung makan karena proses memasak minimal 30 menit say dan belum penyajian steamboat minimal 10 menit jadi beli baso/ rebus mie instan banyak isian kalau lapar
2.       Apabila tidak memiliki kompor lapangan atau kompor portable maka isian sayuran dan baso langsung direbus ketika kuah mendidih
3.             Cocok untuk acara quality time dengan keluarga dan teman yang ingin kumpul sambal masak-masakan (berasa ingat zaman sd kan main masak-masakan pada benarnya)
4.       Masaklah dengan hati dan penuh rasa kasih sayang agar rasa menjadi enak 
5.    Tidak disarankan langsung makan apabila belum makan nasi atau perut kosong, makanlah dulu biskuit atau buah untuk penetral lambung 



Minggu, 16 April 2017

MAWAR

Jiwa manusia adalah juga seperti bunga mawar, di dalam setiap jiwa selalu ada "mawar" yang tertanam. Allah yang menitipkan kepada kita untuk dirawat. Allah yang meletakkan kemuliaan itu di setiap kalbi kita. Layaknya taman-taman berbunga, sesungguhnya di dalam jiwa kita juga ada tunas kawar dan duri yang akan merekah.

Sumber : forumstudimahasiswa.wordpress.com

Sayang, banyak dari kita yang hanya melihat duri yang tumbuh. Banyak dari kita yang hanya melihat sisi buruk dari kita yang akan berkembang. Kita sering menolak keberadaa diri ini, kekecewaan juga rasa tak mau menerima hadir terhadap diri. 

Kita berpikir bahwa hanya hal-hal buruk yang akan tumbuh dari diri kita menolak untuk"menyirami" hal-hal baik yang sebenarnya telah ada. Dan akhirnya, kita kembali kecewa, kita tak pernah memahami potensi yang dimiliki.

Banyak orang yang tak menyangka, mereka sebenarnya memiliki mawar yang indah di dalam jiwa. Banyak orang yang tak menyadari adakah mawar itu, kita kerap disibukkan dengan duri-duri kelemahan diri dan onak-onak kepesimisan dalam hati ini. Orang inilah yang kadang harus menunjukkannya.

Andai kita bisa menemukan "mawar-mawar" indah yang tumbuh. Kita akan terpacu untuk membuatnya selalu merekah hingga berpuluh-puluh tunas baru akan tumbuh. Pada setiap tunas itu akan berbuah tunas-tunas kebahagiaan, ketenangan, kedamaian, yang akan memenuhi taman-taman jiwa kita. Kenikmatan terindah adalah saat kita berhasil menunjukkan diri tentang mawar-mawar itu dan mengabaikan duri-duri yang ada.


Minggu, 19 Maret 2017

TIPS MENIKMATI AKTIVITAS MEMBACA

Kapan terakhir membaca buku?

Kalau baca status beda ya
Atau membaca hati pasangan yayayayyayaya 

Terlahir dari seorang ibu yang sangat menyukai baca sehingga kebiasaann itu menurun
Faktor turunan ya mungkin dari segi kebiasaan
klaristar.wordpress.com

Mau sedikit sharing Kegiatan membaca itu ditanamkan oleh orang tua dalam bentuk berlangganan majalah
SD : Majalah bobo kadang suka beli tabloid Gaul (Masa AFI gitu lah)
SMP : Majalah Gadis, tabloid Gaul (kadang)
SMA : gonta ganti majalah dan banyak ke novel
Kuliah : ikutan baca langganan mbah (masa kuliah tinggal sama mbah) koran Republika, koran Pikiran Rakyat, Tabloid Nova
Sekarang2 kadang suka beli majalah Intisari
Masa lebaran adalah masa terindah dimana bisa membeli novel untuk menambah kolekasi perpustakaan pribadi, saking niat sampai bikin label pada setiap buku dan pernah saya tuliskan juga di blog bisa di baca http://simiati257.blogspot.co.id/2016/11/bukuku-bukan-bukumu.html

Banyak manfaat dari kegiatan membaca dan saya setuju dengan pict nemu dari google ini
sumber : ernawatililys.com

Jadi masih bilang bahwa baca buku itu tidak penting?

Mau sedikit berbagi tips menikmati aktivitas membaca buku 
  1. Pilihlah waktu luang yang tepat untuk membaca buku, misalnya saja saat  malam hari menjelang tidur, daripada stalking yang bikin susah tidur ya ga
  2. Pilih posisi yang nyaman pada saat membaca buku, misalnya dengan duduk di kursi. Selalu atur jarak antara mata dengan buku, yaitu sekitar 25 hingga 30 cm (ini berdasarkan pola yang sehat walaupun si sayapun tak seperti itu hahhaa)
  3. Menentukan tujuan membaca buku untuk mendapatkan hasil yang optimal. Seseorang yang membaca buku tanpa tujuan, sama saja dengan seorang pengembara yang tak tahu arah. Sama seperti hubungan yang perlu tujuan kemana hihihi
  4. Sebelum membaca sebaiknya kita mengetahui gambaran besar tentang isi buku, hal tersebut akan mempermudah konsentrasi pada saat membaca. Bisa dengan bantuan google untuk mendapat riview buku
  5. Selalu fokus pada apa yang kita baca. Karena salah fokus mungkin lupa belum minum aq**
  6. Menjadi pembaca yang aktif, dalam artian kita bisa melakukan dialog dengan buku. Misalnya saja kita bisa membuat berbagai pertanyaan yang nantinya akan kita temukan jawabannya di dalam buku yang kita baca.
  7.  Menentukan teknik dalam membaca, misalnya saja kapan waktu yang tepat untuk membaca dengan cepat, lambat, dengan nada keras, maupun membaca dalam hati. Tapi please kalau lagi diangkot jangan baca dengan nada keras kaya baca UUD 45 pas upacara tar disangka orang stress
  8. Mencatat hal-hal penting yang telah kita baca. Hal ini akan membantu kita untuk mengingat intisari dari buku yang telah kita baca.
Saya punya kebiasaan minimal menamatkan baca 1 buku dalam satu minggu, kamu kapan?










Minggu, 26 Februari 2017

PEJUANG PEMBANGUN INSAN CENDIKIA part 1


Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu

Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Pembangun insan cendikia


Ada yang ingat dengan lirik lagu diatas?
Mungkin ada yang aneh dengan lirik terakhir ya terjadi perubahan pada bait terakhir, hal ini didukung oleh Perubahan lirik lagu Hymne Guru pada kalimat terakhir telah disepakati dan ditandatangani pada tanggal 27 November 2007, disaksikan oleh Dirjen PMPTK Depdiknas dan ketua pengurus besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Hal itu juga diperkuat dengan surat edaran PGRI Nomor 447/Um/PB/XIX/2007 tanggal 27 November 2007. 

Perubahan itu dilakukan karena kalimat 'tanpa tanda jasa' terkesan mengurangi pentingnya profesi guru. Padahal peran guru sangat besar sekali sehingga lirik tersebut diganti dengan 'pembangun insan cendekia' yang membuat profesi guru terangkat dan mulia.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sumarna Surapranata mengatakan lirik Hymne Guru berubah sejak tahun 2006. Namun rupanya masih banyak orang lupa atau bahkan belum mengetahui perubahan itu.

Tapi tulisan ini bukan untuk bahas lagu dan gubahan lagunya, bila kurang info silahkan cek artikel terkait dari mbah google tercintahhh walaupun masih banyak yang tidak tahu akan gubahan ini



Menjadi seorang pendidik atau biasa disebut guru merupakan cita-cita SD yang terkabulkan, sangat ingat pada memory dimana setiap guru akan bertanya cita2 apa yang diinginkan oleh murid dan selalu saya jawab "Guru". Kalau dilihat secara jurusan yang diambil kuliah bukan yang seharusnya mengajar di sekolah karena jurusan (sekarang departemen) adalah pendidikan luar sekolah ya walaupun memang bergelar S.Pd, tugasnya memang mendidik tapi pada ranah Pendidika Non Formal. Bukan berarti tidak bisa mendidik untuk ranah pendidikan formal karena basic pedagogik sudah dibelajarkan masa kuliah, untuk mengajar mata pelajaran tinggal mau menyesuaikan diri dengan kurikulum.

Lalu mengapa pada akhirnya pada saat ini seorang Simiati Nurwakhidin memutuskan untuk menjadi guru? Setelah wisuda ada kondisi dimana perlu mentranfer ilmu dan bersosialisasi dengan kebanyakan orang agar ilmu dan wawasan yang dimiliki makin berkembang, disamping memang sudah aktif di Bisnis juga. Kebetulah di hari itu lagi gogoleran di kasur dan otak atik hape lalu muncullah info lowongann ngajar setelah menimbang, mengingat dan seterusnya (duh bahasanya macam berita pengesahan aja cyn) akhirnya kuberanikan diri untuk melamar menjadi guru singkat cerita diterima dan menjadi guru mata pelajaran Sejarah dan Prakarya dan Kewirausahaan. Dan perlu menjadi catatan bahwa saat ini mengacu pada kurikulum 2013 atau disebut saat ini kurikulum nasional.

Menjadi guru itu terkadang tiba bisa modal nekat dan macam tentara perang siap tempur, ada hal yang perlu dipersiapkan seperti administrasi guru. Bisa aja sistem rapel atau pas kepepet (udah ditagih sekolah) dalam menyiapkan administrasi guru tapi perlu berstruktur dalam menyampaikan ilmu. Apalagi modelnya saya yang bahkan tidak pernah mengecap mengajar formal tentu disamping menyampaikan ilmu perlu juga saya belajar. Kadang suka ada kekhawatiran apabila ilmu yang disampaikan tidak sesuai dengan kurikulum, membuat murid paham atau murid ga tau apa yang disampaikan saya.

Sudah satu bulan ini saya mencoba menjadi sahabat dengan Kalender Pendidikan, Silabus, RPP, Administrasi Guru. Apalagi ketika membuat RPP, memang tidak dipungkiri kita suka mencari di mbah google dan copas edit tapi pada realitanya perlu penyesuaian dengan keadaan kelas yang kita ajar. Untuk silabus pada kurikulum 2013 tidak seperti KTSP yang membuat sendiri tapi sudah dipersiapkan oleh Kemendikbud. Point penting dari mengajar menurut sudut pandang saya yaitu penguasaan kelas, posisi sekarang saya mengajar di SMK Swasta ya bisa dibayangkan keunikannnya terutama kalau kita guru mata pelajaran wajib suka dipandang sebelah mata ketimbang guru produktif mereka. Bukan salah murid tapi PR sebagai pendidik agar murid mau koperatif dan ikut dengan kita, solusi yang saya buat yaitu membuat aturan main yang harus dimulai dari kita yang menjadi teladan, misal menyuruh murid untuk tepat waktu maka sebagai pendidik datanglah pada waktunya dan keluar saat jam berakhir. 

Hal yang sering dihadapi pendidik yaitu kaku dengan rencana, kita memang tidak boleh mengikuti arus keinginan murid tapi ada masa dimana ketika murid jenuh dengan cara kita mengajar maka belajarlah untuk berinovasi metode tanpa mengubah kurikulum dan materi yang ingin disampaikan. Terutama karakter anak sekarang tidak sama dengan masa dulu anak sekolah, sekarang mana ada anak urban yang tidak bisa lepas dari gadget.

Sekian cerita pembuka kali ini akan dilanjutkan pada part berikutnya setelah menerima hasil UTS hihihi











Minggu, 12 Februari 2017

MEMAAFKAN KEADAAN

Banyak hal yang kadang suka kita lupakan, tentu pada umumnya pernah membaca pepatah 3 kata yang suka kita lupakan. Sedikit mengingatkan ini adalah kata-kata yang suka kita lupakan :


Sumber : http://anthonydiomartin.blogspot.co.id/2014_02_01_archive.html

Apa yang paling sulit dilakukan?

Tolong? Walau tidak terucap tapi terkadang bahasa tubuh sudah dapat mewakili bila kita dalam posisi ingin minta tolong

Terima kasih? Walau terkadang kita lupa atau telat dalam mengucapkan tapi sang pemberi atau juru penyelamat sudah dapat mengartikan rasa terima kasih meski tak terucap atau telat

Maaf? Kalimat yang terlontar terkadang hanya sebuah statment atau formalitas
Pernah terucap ga "Sudah dimaafkan walaupun tidak akan merubah yang sudah terjadi" atau "Kalaupun tidak dapat dimaafkan, Allah Maha Pemaaf ko" atau kalimat-kalimat lainnya

Awalnya saya tidak menyadari ada benih adat yang kurang baik bila dipelihara yaitu pendendam dan suka mengungkit kesalahan/masalah yang sudah berlalu. Secara positif saya adalah video/biografi berjalan dimana dapat dengan hapal kronologis dalam sebuah kejadian/peristiwa. Dampak negatif kadang bagi yang sedang sensitif akan merasa tersinggung seolah-olah saya nyiyir atau mengungkit yang sudah lalu dan mengkait2kan segala kejadian macam puzzle. Bagi orang yang bijak dan berpikir simpel melihat adat saya seperti macam manusia riweh.

Ada titik dimana akhirnya mencoba untuk berubah dengan mencoba memaafkan keadaan, karena bila tidak bisa memaafkan secara personal maka dicoba untuk memaafkan keadaan yang membuat diri seolah-olah manusia paling teraniaya. Dari membaca buku dan sharing dengan para sahabat akhirnya ada beberapa trik yang saya lakukan yaitu

1. Atur nafas dengan baik dan fokus pada tujuan datang 
Misal datang untuk menghadiri kegiatan berarti fokus untuk membawa diri dengan baik selama kegiatan.

2. Tersenyum
Kesannya simpel ya tapi sangat membantu karena dengan tersenyum membuat suasana hati jauh lebih tenang dan menyenangkan hati sekeliling kita.

3. Memulai untuk berinteraksi dengan sang tak termaafkan
Ini adalah bagian tersulit dimana mencoba memulai kembali komunikasi, dengan menjadi orang pemaaf bukan berarti menjadi orang kalah kan.

4. Doakan
Dengan mendoakan orang ada jalan terbaik yang telah diciptakan oleh Nya

5. Berdamai dengan keadaan
Istilah ini saya dapatkan ketika mengobrol dengan sepupu, maksud yang saya tangkap ketika kita merasa nasib kita gini-gini aja, takdir tidak berpihak kepada kita, mempersalahkan orang lain terhadap kejadian maka cara terbaik adalah berdamai dengan keadaan yaitu mencari solusi terhadap masalah kita dan lakukan yang bisa kita lakukan bila tidak bisa maka ikuti alur kehidupan dengan membawa diri dengan baik.

point terakhir yang sedang atau proses karena ternyata hati masih dibolak balikkan oleh keadaan. Yu jadi orang pemaaf ^_^v

*yeahhhh nulis lagi euy setelah membolos satu bulan uwowww (jangan ditiru) memang harus memaafkan si pemalas*









Jumat, 30 Desember 2016

TERUNTUK UMI

Selamat hari ibu untuk umi tersayang
Momen yang tidak hanya ketika 22 Desember saja tetapi di setiap hari dan setiap waktu selalu hari ibu.
Furqon.Doc

Semoga Allah selalu memberi umi kesehatan dan kelanaran dalam segala urusan
Semoga saat mia wisuda merupakah hadiah untuk umi, hadiah ini tidak senilai dengan semua perjuangan dan pengorbanan umi untuk teteh, mia dan usman. Bila menceritakan perjuangan dan pengorbanan umi selama mengurus kita mungkin tidak akan cukup, biar Allah menjadikan perjuangan dan pengorbanan umi menjadi bekal di Akhirat. Pelajaran hidup yang diajarkan sama umi, jangan pernah memandang orang hanya dari covernya saja dan jangan malu dengan keadaan.
Terima kasih telah menjadi teladan bagi kita dan doakan mia setelah lulus dapat agar dapat mengaplikasikan ilmu dan mohon maaf bila belum dapat membanggakan umi dengan apa yang mia capai sekarang.
Terima kasih menyematkan nama mia menjadi dua di akte yang secara administrasi Negara bernama Simiati Nurwakhidin tetapi ada nama lain di akte yaitu Siti Rohmah Yulianti Nurwakhidin.
Terima kasih selalu mengantarkan mia ke sekolah dari mulai SD hingga SMA dengan motor bahkan pernah merasakan naik motor bareng dari Bogor (bogor nyingcet ciampea) sampai Cimahi dengan selamat walaupun umi sudah tidak berani untuk bawa ngebut (wanita 50 tahun dong bawa motor bogor bandung pp)
Terima kasih atas keterbatasan umi dalam hal kerapihan, make up dan masak sehingga sekarang mia berupaya untuk bisa memasak, belajar make up dan belajar membawa diri dimanapun mia tinggal.

Tertanda anakmu
Simiati Nurwakhidin


Bila ada yang mempertanyakan kenapa harus nulisnya di blog kenapa ga diomongin langsung ke umi, Alhamdulillah tulisan ini sudah dikirim ketika moment hari ibu ke Umi langsung.

Furqon.Doc

JANGAN REMEHIN ORANG DI BELAKANG LAYAR, KELAR HIDUP LOE!!!

Jangan remehkan orang-orang yang ada dibelakang layar terutama ketika kamu yang menjadi sorotan utama atau bisa disebut pengantinnya. Ada lelah, peluh, tetes air mata, tetes keringat, korban waktu dan hal2 yang bersifat materi untuk menghasilkan kesuksesan sebuah acara. Bila dianggap remeh kelar hidup loe!

Tulisan ini kupersembahkan kepada adik-adik di Racana Prabu Siliwangi – Subang Larang UPI Bandung atau di UPI dikenalnya dengan UKM Pramuka UPI Bandung (eskul lah kalo zaman sekolah mah). Dalam adat Racana terdapat upacara-upacara yang menjadi khas dalam setiap moment salah satunya adalah pesta wisuda.
Furqon.Doc
Collages Photo By Simiati Nurwakhidin 

Efek suka main ke sekretariat jadi tahu secara umum perkembangan di setiap fase dan gejolak kepengurusan, salah satunya ketika merencanakan acara pesta wisuda ini. Sangat menghargai dan apresiasi terhadap kinerja kepanitian, waktu yang sangat mepet dan SDM yang terbatas semacam lagu tahu bulat lah, goreng dadakan tapi jadi. Tadinya sempet males dan ada sedikit keegoisan untuk ga peduli mau dijemput dan disambut kaya gimanapun, untuk setelah prosesi wisuda itu hujan deras dan liat yang jemput udah basah kuyup jadi aja mengalah untuk menghargai acara yang sudah disediakan. Aba dan umi jadi ada tempat untuk beristirahat dengan nyaman tak perlu gelar tiker atau berteduh di tempat umum ketika beres acara karena ada sekretariat yang menerima dengan baik.Segitupun orang tua mah seneng karena Aba dan Umi orang pramuka juga, padahal mah asal aba dan umi tahu mungkin lebih.



Furqon.Doc

Bo 7 tahun jadi tau lah standar bikin kegiatan kaya gimana dan pagi liat kaga ada banner aja komitmen mau pulang setelah prosesi universitas dan ambil cinderamata di jurusan.Ditambah flu berat sampai shading idung kehapus kan tetep aja keliatan pesek pas di foto hahahahaha. Kalaupun akhirnya jadi sebuah acara pasti ada keriwehan selama pagi hingga siang untuk sekedar menyambut, belum ngajak orang-orang yang kayanya jadwalnya kaya artis padet banget dan so no coment alias hanya di read bahkan diacuhkan, hal-hal kecil semacam itu yang bikin naik darah. Ga perlu hal-hal yang besar, hal kecil aja seperti banyak yang hadir itu sudah sangat berarti.

Furqon.Doc
*Foto bareng sama sahabat yang senasib 7 tahun wkwkwkwkwk*

Terima kasih kepada Bayu Permana dan Yeni Anggarwati beserta tim. Semoga di moment dan acara berikutnya lebih baik lagi dan menguatkan kepengurusan, maaf apabila selama acara kakakmu ini banyak menyusahkan dan mohon maaf belum menjadi teladan yang baik bagi kalian. Nanti kan ku coba mencari mood untuk menuliskan pengalaman 7 tahun di belakang layar itu (semoga mau padahal draft tulisan udah ada)