Selasa, 29 Mei 2018

KEBAIKAN TIADA BATAS

Kebaikan Allah tiada batasNya

Aku sering lupa menabur kebaikan 
Tapi Allah memberikan apa pun yang kubutuhkan
Bukan memberi yang kuinginkan

Aku sering lupa berdoa
Tapi Allah selalu tak lupa memberikan kebaikanNya

Aku sering lupa memberi kepada sesama
Disaat kondisiku berlebih 
Mampu menyisihkan sedikit rezekiku
Tapi Allah tetap memberiku seperti seorang ibu
Kasih sayangNya sepanjang masa

Aku pernah berpikir
Apakah aku mampu memaafkan kelakuannku dengan mudah
Selayaknya Allah memberikan kebaikan kepadaku tiada batasNya

Itulah mengapa kebaikan diberikan oleh tangan kanan dan tangan kiri tidak boleh mengetahui

"Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS Al-Baqarah : 148)



Selasa, 22 Mei 2018

TERUNTUK CINTA TANPA SYARAT



Tepat di bulan mei ini kita resmi 4 tahun bersama
Melewati waktu bersama
Kau tak pernah lelah menungguku di depan teras rumah 
Ataupun kalau kau malas cukup menunggu di balik pintu
Dimana ketika ku buka pintu kau datang menyambutku

Kau yang menjadi tempat sampah akan kepenatan hidup
Aku tak takut kau akan bocorkan
Karena engkau adalah teman curhat terbaik 
Tak pernah membocorkan rahasia
Kau yang dengan elegan tidak sembarang sama orang
Mukamu yang bisa disebut jutek 
Bahkan kau sangat pemilih dalam urusan makan

Maafkan aku yang pernah pergi selama hampir dua tahun
Untuk sebuah keegoisan untuk hidup kos-kosan
Aku tetap mengunjungi dalam beberapa waktu
Awalnya kau sempat menerima 
Akan tetapi berjalannya waktu kasih sayangmu berubah
Sedikit menjauh dariku
Berbagi dengan yang lain

Bahkan sedihnya kau sempat mengalami sakit 
Membuat kau seolah terusir
Banyak bentakan dan aksi kau diberi makan tetapi tidak diperbolehkan masuk rumah
Akhirnya ku sembuhkan bukan dengan medis 
Dengan kasih sayang dan perhatian lebih
Hingga akhirnya kau menjadi lebih sehat 
Kembali lucu dengan segala elegannya

Entah berapa lama lagi kau bertahan hidup
ketahuilah kau anugerah terbaik yang pernah kusayangi 
Belum tentu bila ada pengganti akan sama secara hati
Terima kasih cinta tanpa syarat yang kau berikan padaku
Wahai kucingku tersayang Bubu

Doc pribadi




Senin, 14 Mei 2018

HIJAU PENYELAMAT KULIAHKU

"Belum jadi mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah UPI Bandung kalau belum menghapal buku hijau di semester dua"
Setiap di semester dua mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah UPI Bandung (sekarang nama jurusan berganti menjadi pendidikan masyarakat) pasti mengontrak mata kuliah Filsafat dan Teori PLS dengan total 3 SKS.
doc pribadi

Seperti pada umumnya awal perkuliahan pasti setiap dosen selalu menyampaikan daftar buku pendamping kuliah yang perlu dimiliki oleh setiap mahasiswa. Khusus untuk mata kuliah ini setiap mahasiswa wajib memiliki karena akan terpakai menjadi referensi utama skripsi ya semacam kitab jurusan lah. Masa mengontrak kuliah tidak semua membeli buku ada yang minjem ya terkadang si kakak tingkat juga pelit untuk buku ini. 

Kadang nekat foto copy memang murah drpd membeli dan tidak menghargai sang penulis tapi alasan irit pasti jadi benteng (padahal buat nongkrong dan window shopping pasti diusahakan mati-matian ya kan) Bukan sekedar perlu dimiliki saja tetapi beserta dihapalkan dan uasnya simpel sekali dengan menghapal dan diuji oleh tim dosen pengampu mata kuliah. FYI ini sistem di angkatan 2009 (jadi ketahuan tuanya) ke bawah entah di masa sekarang dengan sistem kurikulum yang baru. Bukan sekedar rumor yang selalu diceritakan oleh kakak tingkat dengan segala bumbunya. 

Kita perlu hapal berapa bab buku dan point per bab nya bahkan daftar lampiran dan tabel 😴. Dan untunglah saya mendapat dosen penguji yang tidak sekedar menguji buku tapi menanyakan secara pendapat personal (doa mahasiswa sholehah terkabul). Saya bukan tipe penghapal lebih suka membaca lalu memaknai dari buku yang saya baca, pergolakan batin disaat membaca dan menghapal jadi sebuah virus yang menempel selama satu semester.

Sekalipun tidak suka tetap harus disukai karena sugesti mempengaruhi alam bawah sadar kita ketika tidak menyukai sesuatu hal yang berakhir tidak ikhlas dalam menghapal dan memaknai buku pun jadi tidak bagus. 

 Nikmatilah hal yang kau benci dengan berdamai maka ia akan memeluk eratmu yang akhirnya kau akan menyukainya

Minggu, 13 Mei 2018

KEMBALI MENGINGAT

Senin, 07 Mei 2018
Tepat satu tahun saya bersama lelaki yang mungkin tak pernah dibayangkan menjadi iman saya. Tepat di hari itu saya kembali mengingat berbagai hal yang kami lalui selama satu tahun ini

Doc pribadi


Kembali mengingat
Masa dimana akhirnya terucap ijab qobul dengan satu helaan nafas dengan lancar tanpa ulang bahkan tak perlu dibantu oleh kertas apabila demam panggung melanda. Maka tepat di waktu itupun ridho dan surgaku berpindah dari aba kepada yang ku sebut suamiku
Doc pribadi

Kembali mengingat
Bahwa untuk sampai ke titik dimana kami akhirnya menikah bukanlah hal mudah. Kami dipertemukan dalam lingkup organisasi yang dimana bisa dikatakan tercatat anggota aktif dan tokoh utama dalam angkatan (FYI saya adalah adik tingkat beda dua angkatan). Cibiran, julid, omongan nyinyir bahkan diramal bahwa kami tak langgeng sudah makanan sehari2 disamping nasi tentunya. Akhirnya kamipun tertawa krn sebuah hukum alam berlaku seperti layaknya boomerang yang membicarakan akhirnya dibicarakan.

Kembali mengingat
Ada anggapan umum ketika kita menikah akan terlihat siapa yang peduli dan perhatian dengan kita terutama ketika persiapan. Itupun yang akhirnya saya alami, selama persiapan ketika ada di posisi terendah suka mikir ko orang2 gini banget ya ke saya lagi dibutuhin pd susah dan banyak alasan toh dalam moment apapun saya ringan tangan dan loyalitas tiada akhir. Tapi masa2 itu dinikmati aja paling nangis aja sesengukan di kamar kosan yang penting kelihatan bahagia dan tetap tenang dimata orang lain

Kembali mengingat
Bahagia kami sederhana ditengah kerumitan akan hantu akhir bulan bagi anak rantau dengan berbagi bersama dalam makan bersama di warteg, warung pecel atau spot2 UPI Bandung yang bisa pakai duduk tanpa perlu membayar tiket masuk krn merasa sudah membayar spp. Bahagia itu sederhana hanya perlu manusia yang menyederhanakan definisi bahagianya

Kembali mengingat
Ketika hampir sebagian pasangan merayakan anniversary dengan sebuah moment yang wow, bagi kami cukup dengan mengingat kembali masa indah ketika pacaran dengan makan di warung pecel lele. Ketika dahulu kami sama2 punya limit waktu makan, saya yang apabila pulang malam akan dimarahi para mbah2 (selama kuliah di Bandung saya menumpang hidup dengan orang tua dari Umi). Dia berpacu pada gerbang kosannya yang akan digembok. Sebagai yang berpasangan lama (7 tahun pacaran) kami harus menjaga dengan baik gaya pacaran agar nanti tidak ahhhh begitulah jadi waktu our time selama pacaran ya makan malam bersama di warung pecel lele deket koramil gerlong. Pasti bedalah ketika makan sudah menikah dan sebelum menikah ya mending makan dirumah secara kenyamanan saat makan dan kalaupun memang keluar rumah ga akan ada yang protes kalo pulang kemaleman toh pulangnya pun bersama suami caelahh

Doc pribadi
Ini menu standar sy kalau ke warung pecel lele

Doc pribadi
Ini menu standar suami kalo makan di pecel lele


Kembali mengingat
Selama setahun menjalani pernikahan pertanyaan paling menghantui ya "sudah isi" yang ingin rasanya ku teriak dan berkata kasar. Paling standar ya dijawab belum dikasih mohon doanya, ini kalau lagi bijak dan rada males jawab. Kalau lagi mood rada baik suka dibercandain dengan jawaban isi lemak atau tuh suami yang berisi (bucitrek maksudnya). Percayalah yang sampai saat ini belum diberikan amanah keturunan bukannya ga mau tapi memang belum diberi kesempatan jadi doakan saja atau sarankan cara bukan menghakimi.

Kembali mengingat
Bahwa hidup sudah ada takdirNya masing-masing sebagai manusia kita hanya bisa berusaha, pasrah dan berdoa.

"Bahagia itu sederhana hanya perlu manusia yang menyederhanakan definisi bahagianya."

Apa yang sedang diingat kalian?

*Walaupun sudah lewat dari tanggal aniv tapi sengaja dituliskan sebagai bentuk hadiah yang terdokumentasikan krn tipe orangnya ga suka diucap-ucapin dan dirayakan*


Selasa, 08 Mei 2018

TIDURAN POSISI PALING NYAMAN UNTUK MEMBACA


Sumber : gambartop10.blogspot.co.id

Buat yang hobi baca buku, mereka pasti punya spot-spot favorit untuk baca. Ada banyak tipe pembaca buku, sebagian dari mereka mungkin tidak mempersoalkan soal di mana mereka membaca. Sebagian lainnya mungkin sangat mempertimbangkan tempat untuk membaca tersebut supaya bisa mendapatkan suasana membaca yang lebih kondusif, nyaman, dan aman, huehehe. Saya pribadi bisa jadi keduanya. Di tempat yang ramai pun aku bisa membaca dan membangun dunia sendiri, tapi hanya untuk membaca novel yang dimana sudah tak sabar untuk segera ditamatkan.


Sumber : Indokampus.com


Hampir sebagian besar koleksi buku yang saya miliki habis dibaca di kamar tidur, tepatnya di atas kasur. Di situlah saya bisa menikmati hampir semua cerita dalam buku yang saya baca. Meski membaca sambil tiduran itu tidak baik secara kesehatan dan hal ini pula yang menjadikan saya memiliki mata minus. Tetapi tak ada yang lebih menyenangkan membaca sampai mata terkantuk-kantuk lalu terlelap dengan buku tergeletak di dada atau terjatuh depan muka hingga tersadar bahwa harus segera tidur dan menyimpan kembali buku bacaan dengan benar. Kasur selalu menjadi lokasi favorit saya untuk membaca buku hingga kini. 

Itu sedikit Tips dan bisa menjadi masukan untuk Anda yang hobi membaca sambal tiduran yang saya kutip dari http://indokampus.com/uncategorized/efek-membaca-buku-sambil-tiduran/


1.       Posisi saat membaca : Sebaiknya duduklah pada saat ketika membaca. bahan bacaan harus berada 60 derajat dari posisi horizontal dan posisi mata pada saat membaca mata melihat lurus kebawah (bukan lurus kedepa ) dengan jarak yang ideal 15-25 cm, namun jarak ini bukanlah patokan buat kita, carilah jarak yang menurut anda yang enak dan tidak menyebabkan kelelahan pada mata anda namun jaraknya tidak kurang dari jarak ideal.
2.      Lama membaca : Sebaiknya Anda tidak membaca selama 1 jam secara terus menerus. Selingi dengan istirahat berupa mengarahkan pandangan ke arah yang jauh, atau memejamkan mata sehingga otot mata rileks. Saat beristirahat setelah membaca, disarankan mengalihkan penglihatan ke objek alami yang hijau atau biru seperti tanaman atau langit. Ini akan mengembalikan fungsi warna pada mata menjadi normal kembali setelah menatap bacaan.
3.      Pencahayaan : Ketika saat Anda membaca sebaiknya dilakukan di tempat yang terang dan gunakan lampu dengan cahaya yang berwarna putih.
4.      Objek Bacaan : Alangkah baiknya jika Anda memilih bahan bacaan yang memiliki ukuran huruf yang nyaman di mata, tidak terlalu kecil dan terlalu rapat. Ini terutama penting untuk bacaan anak-anak.

Apa tempat favoritmu membacamu?