Minggu, 01 Oktober 2017

DATANG TAMPAK MUKA, PULANG MENAMPAKKAN PUNGGUNG

Pernah dengar istilah peribahasa : Datang tampak muka, pulang tampak punggung?
Yang pada intinya berarti atang dalam keadaan yang baik, pulang pun juga harus dalam keadaan yang baik; Orang yang datang maupun pergi hendaknya memberitahu.

Ini sebuah kisah yang perlu dijadikan suatu dokumen secara tertulis bahwa selama hampir dua tahun menjadi anak kosan. Tepat di tanggal 25 Juni 2015 hari dimana tepat 5 tahun saya pacaran memulai status menjadi anak kosan di Jalan Cikutra no 308 A Bandung persis belakang tukang lotek ibu enih yang ngehits, sebrang jalan ada ATM. samping kanan kiri ada alfamart dan indomaret. Mau belanja sayur tinggal naik angkot ke pasar cikutra atau pasar suci. Mau belanja ke supermarket ada Giant dan Borma. 

Doc. Pribadi

Datang menjadi anak kosan diawal hanya bermodalkan beberapa tas dengan tempat yang bisa dibilang nyaman dan sangat cocok untuk tempat semedi dengan aktivitas yang kita mau.

Menjadi anak kosan adalah sebuah ruang kreasi dimana dunia serasa milik sendiri yang dapat diatur sesuai skala prioritas kita dan bebas secara pikiran serta tindakan. Terutama buat saya yang cenderung intorvet, kosan salah satu pilihan tempat tinggal sementara yang sangat nyaman. 

Pemilik kosan bisa dibilang supel dan sangat-sangat perhatian dengan kondisi anak kosannya, datang sebagai anak kosan pasti disambut dengan kamar yang rapi dan bila penghuni sebelumnya lama tinggal di kamar tersebut pastilah akan mengalami proses perapihan terlebih dahulu.

Berjalannya waktu kita tidak mungkin akan lama untuk tinggal di kosan karena pada dasarnya tempat sementara mengalami proses migrasi untuk menempati tempat menetap dengan situasi baru sebagai istri. Tepat di tanggal 25 Juli di waktu ulang tahun yang ke 27 kosan dengan segala kenyamanan dan saksi dinamika kehidupanku kutinggalkan.

Doc Pribadi

Entah pintu ini berlanjut kepada siapa dan yang ku tahu dia akan mendapat kembali penghuni barunya.

Doc Pribadi

Episode kehidupan terus berlanjut pada tahapan selanjutnya, barang-barang diatas baru sebagian yang terdokumentasi karena pada dasarnya sudah setengah dibawa secara nyicil. Tempat yang sekarang ditempati pun bukannlah tempat yang permanen karena pada dasarnya semua akan mengalami proses hijrah dalam hidupnnya. Hal yang terpenting dimana pun kau berada jangan lupa ketika kau pergi meninggalkan berilah kabar agar di episode kehidupan berikutnya menjadi lebih tenang melangkah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar