Minggu, 12 Februari 2017

MEMAAFKAN KEADAAN

Banyak hal yang kadang suka kita lupakan, tentu pada umumnya pernah membaca pepatah 3 kata yang suka kita lupakan. Sedikit mengingatkan ini adalah kata-kata yang suka kita lupakan :


Sumber : http://anthonydiomartin.blogspot.co.id/2014_02_01_archive.html

Apa yang paling sulit dilakukan?

Tolong? Walau tidak terucap tapi terkadang bahasa tubuh sudah dapat mewakili bila kita dalam posisi ingin minta tolong

Terima kasih? Walau terkadang kita lupa atau telat dalam mengucapkan tapi sang pemberi atau juru penyelamat sudah dapat mengartikan rasa terima kasih meski tak terucap atau telat

Maaf? Kalimat yang terlontar terkadang hanya sebuah statment atau formalitas
Pernah terucap ga "Sudah dimaafkan walaupun tidak akan merubah yang sudah terjadi" atau "Kalaupun tidak dapat dimaafkan, Allah Maha Pemaaf ko" atau kalimat-kalimat lainnya

Awalnya saya tidak menyadari ada benih adat yang kurang baik bila dipelihara yaitu pendendam dan suka mengungkit kesalahan/masalah yang sudah berlalu. Secara positif saya adalah video/biografi berjalan dimana dapat dengan hapal kronologis dalam sebuah kejadian/peristiwa. Dampak negatif kadang bagi yang sedang sensitif akan merasa tersinggung seolah-olah saya nyiyir atau mengungkit yang sudah lalu dan mengkait2kan segala kejadian macam puzzle. Bagi orang yang bijak dan berpikir simpel melihat adat saya seperti macam manusia riweh.

Ada titik dimana akhirnya mencoba untuk berubah dengan mencoba memaafkan keadaan, karena bila tidak bisa memaafkan secara personal maka dicoba untuk memaafkan keadaan yang membuat diri seolah-olah manusia paling teraniaya. Dari membaca buku dan sharing dengan para sahabat akhirnya ada beberapa trik yang saya lakukan yaitu

1. Atur nafas dengan baik dan fokus pada tujuan datang 
Misal datang untuk menghadiri kegiatan berarti fokus untuk membawa diri dengan baik selama kegiatan.

2. Tersenyum
Kesannya simpel ya tapi sangat membantu karena dengan tersenyum membuat suasana hati jauh lebih tenang dan menyenangkan hati sekeliling kita.

3. Memulai untuk berinteraksi dengan sang tak termaafkan
Ini adalah bagian tersulit dimana mencoba memulai kembali komunikasi, dengan menjadi orang pemaaf bukan berarti menjadi orang kalah kan.

4. Doakan
Dengan mendoakan orang ada jalan terbaik yang telah diciptakan oleh Nya

5. Berdamai dengan keadaan
Istilah ini saya dapatkan ketika mengobrol dengan sepupu, maksud yang saya tangkap ketika kita merasa nasib kita gini-gini aja, takdir tidak berpihak kepada kita, mempersalahkan orang lain terhadap kejadian maka cara terbaik adalah berdamai dengan keadaan yaitu mencari solusi terhadap masalah kita dan lakukan yang bisa kita lakukan bila tidak bisa maka ikuti alur kehidupan dengan membawa diri dengan baik.

point terakhir yang sedang atau proses karena ternyata hati masih dibolak balikkan oleh keadaan. Yu jadi orang pemaaf ^_^v

*yeahhhh nulis lagi euy setelah membolos satu bulan uwowww (jangan ditiru) memang harus memaafkan si pemalas*









1 komentar:

  1. Memang berdamai dengan keadaan dan diri sendiri lebih sulit dari memaafkan 😢 salam kenal ka

    BalasHapus